Showing posts with label featured. Show all posts
Showing posts with label featured. Show all posts

Sep 30, 2011

Weekly Lecture #1

BismiLLAH.



Di video kali ini, Ustadz Nouman Ali menjelaskan banyak hal tentang pengaruh dunia maya terutama twitter dalam psikologi remaja. Beliau menegaskan agar orang tua terutama ayah lebih dekat dengan keluarga, terutama anak perempuan.

Beliau juga membahas agar kita tidak menjadi apa yang beliau katakan sebagai 'society slavery', yaitu pengikut trend masyarakat yang sebenarnya menyulitkan diri kita sendiri. Karena ALLAH SWT menginginkan kita terbebas dari penghambaan kepada sesama mahluk.

Mengikuti kebanyakan orang hanya akan menjadikan kita kehilangan arah tujuan.

Beliau juga mengajak kita bersama-sama untuk mengambil contoh kepada Nabi Ibrahim As, mengikuti jalan yang lurus. Menjadi imam bagi generasi yang bertaqwa. Saya anjurkan anda untuk menonton khutbah beliau diatas hingga habis, kemudian bersama-sama kita bahas di komentar.

Sekian, terima kasih dan semoga bermanfaat.

Video by masjidomar.com

Sep 21, 2011

Purgatory : Para Pujangga Bertopeng

BismiLLAH.



Pada postingan kali ini kita akan belajar dari orang-orang yang menurut saya luar biasa. Silahkan disimak video diatas bagi yang ingin mendengar langsung pertanyaan-pertanyaan tentang band legendaris ini.

Musik metal adalah salah satu favorit saya ketika masih SMA dulu, mungkin juga karena bawaan lingkungan yang mendorong saya menyukainya. Awalnya hanya iseng-iseng mendengarkan, kemudian malah jadi kolektor dan pendengar setia (itu dulu...sekarang mah udah Maher Zein fans club #justifikasi).

Karena saya ini termasuk tipikal yang suka 'ngulik' atau rajin bongkar-bongkar dan cari tahu gitu, jadi pensaran dengan 'apa itu metal?' (saya bukan asal ngikut gituh). Jadi istilah-istilah seperti headbanging, metalhead, dll udah jadi bahasan sehari-hari. Obrolan dengan teman pun pasti seputar metal dan musik-musik hardcore.

Nah awal saya kenal dengan band metal Purgatory ini juga lewat teman SMA, katanya "nih dengerin...white metal nih..asyik musiknya". White Metal? Perasaan yang ada black atau blackened death metal gitu..tapi ini white, rada aneh buat saya yang masih awam.

Kemudian teman saya, yang anak metal tulen itu bilang kalau Purgatory ini band dakwah...pesan-pesan liriknya itu tentang agama. Terus saya denger #eh baca maksudnya, klo didenger mah band metal semua sama, pasti khas nge-growl gitu. Jujur, saya yang waktu itu masih minim tentang agama, jadi tahu tentang pesan-pesan yang begitu menyentuh jiwa.

Jika kebanyakan band metal dalam maupun luar berbicara tentang wanita, sakit hati, dendam, dan hal-hal negatif lainnya, maka purgatory ini seperti 'anti' atau lawannya. Yang mereka sampaikan lebih ke bagaimana kita kembali kepadaNYA. Mereka melalui lagunya mencoba memberitahu kita bahwa kita semua pasti mati, dan bagi hamba yang masih penuh dosa pilihannya cuma 2, minta ampun bertobat kepadaNYA atau neraka.

Dari keseriusan dakwah purgatory, lahirlah barisan Satu Jari Movement yang kini sudah menyebar di dunia maya, terutama facebook dan tak cuma itu, band-band yang bernafas sama pun mulai bermunculan seperti aftermath, the roots of madinah, ketapel jihad dan lain lain.

Mereka bagian dari jamaah yang memutuskan untuk berdakwah di medan yang tidak bisa dijangkau oleh para dai mushola.

Dari beragam jalan menujuNYA, ternyata ada mereka yang ALLAH SWT takdirkan untuk menjadi penerang bagi mereka yang masih terselimut gelap.

Terima kasih Purgatory, untuk inspirasi kalian yang begitu tegas bagai goresan tinta diatas kanvas. Semoga ALLAH SWT memberikan kita semua petunjuk untuk bisa terus istiqamah manjalankan perintahNYA.

Sebelum di tutup, silahkan disimak video klip keren dari Purgatory di bawah ini.



Berikut ini terjemahaan lagu diatas yang saya copas dari blog mereka.

DOWNFALL : The Battle of Uhud -
Kekalahan : Perang Uhud


“Kami perangi kalian di saat kalian melanggar perjanjian yang sudah ada
Keyakinan kami, demi ALLAH kami tak akan mundur
Celaka, sirkulasi kekerasanmu tak pernah berhenti
Malapetaka, kalian menciptakan (sendiri) masa jahiliyah

Kalian merasa kalian telah menjadi penentu takdir sendiri
kalian percaya kalau kejayaan (di dunia) adalah keabadian yang pasti

Kesesatan, terjebak dalam kekuasaan, harga diri, status, uang dan kesombongan
Padang Mahsyar, adalah masa yang benar-benar paling pahit dan menyedihkan

Kita semua akan menghadapi persidangan Padang Mahsyar”

(Sementara kami sedang berada di tengah perang melawan jahiliyah)
Godaan membisikkan keserakahan dalam barisan kami
(lalu) yang tersisa dalam akal sehat hanyalah keinginan berperang demi harta

Tak bisakah kau tahan untuk tetap menyadari
bahwa (selama ini) keyakinanlah yang selalu mengalahkan rasa takut kita
Semua (hal) duniawi telah membutakanmu
Kami di sini bukan demi imbalan semurah itu, bukan untuk mengkhianati apa yang selama ini diperjuangkan

Keserakahan dalam berjuang adalah kekalahanmu
Seharusnya kalian taat pada kata-kata Rasulullah (Sholallahi 'Alaihi Wassalaam)

Tak bisakah kau tahan untuk tetap menyadari
bahwa (selama ini) keyakinanlah yang selalu mengalahkan rasa takut kita
Semua (hal) duniawi telah membutakanmu
Kami tak akan goyah demi imbalan semurah itu, tak akan mengkhianati apa yang selama ini diperjuangkan

Kami yakin kita akan dapatkan lebih (dari itu),
serakahmu akan menjadi kekalahan nyata bagi kita semua
Kesulitan yang kita rasakan ini tak akan lama,
tapi serakahmu akan menjadi kekalahan nyata bagi kita semua

***

Sekian , mohon maaf bila ada salah kata dan semoga bermanfaat.

video courtesy of youtube

Jun 9, 2011

Etalase Blogger #1

Lagi-lagi serial baru dari blog saya :). Kali ini judulnya adalah Etalase Blogger. Seperti namanya, etalase berarti sesuatu yang dipajang untuk dilihat. Seperti itulah Etalase blogger kali ini, saya akan mengunjungi blog-blog yang bagus dan inspiratif kemudian saya akan pajang link, screenshoot dan sedikit summarynya.

Tujuannya agar kita bisa saling silaturahiim dan mengunjungi banyak blogger lainnya yang memiliki konten yang menarik.

Mungkin biar tambah menarik, kita buat temanya. Kali ini temanya adalah ... :drumroll

The Most Inspirational Personal Blog

1. Jamil Azzaini


blog1


Baca deh buku-bukunya beliau, atau klo gag minimal mampir di blognya dan nikmati keluasan inspirasi untuk Sukses dan Mulia.


2. Rangga Umara


blog2

"Kreatif dan inovatif" vote untuk mas Rangga Umara, terutama untuk dreambooknya yang sangat menginspirasi.


3. Jonru


blog3

Beliau ini jago banget dalam hal penulisan dan Internet marketing. Tulisan diblognya bagus-bagus.


4. Ndoro Kakung


blog5

Asyik banget baca blognya Ndoro kakung...serius !


5. Yodhia Antariksa


blog6

Artikelnya selalu update setiap senin pagi, dan beliau selalu konsisten dengan sistem seperti itu. Hasilnya? tulisan berkualitas, saya banyak belajar dari tulisan beliau. Thanks yah pak !


6. Fikri Rasyid


blog7

Gayanya yang minimal tapi artistik punya penilaian sendiri buat saya. Gaya tulisannya juga khas dan 'worth read'lah. Thanks bro for your inspiration :)


7. Thufail Al Ghifari


blog8

Yeaah, rocker satu ini banyak menginspirasi saya. Dinamisasi kehidupannya yang selalu terekam dalam jejak tulisan, membuat saya merasa awas dan mampu melihat rintang. Thanks Bang Thuf...You're my favorite !

Okay that's all. Oh ya, saya menaruh nomor bukan berarti mengurutkannya yah...tidak. Mereka semua bagus. So, saya rekomendasikan anda sesekali berkunjung ke blog mereka dan tinggalkan jejak komentar bila perlu.

Ingin blog anda masuk Etalase Blogger, silahkan komentar !

Picture by Me

Jan 28, 2011

Menjadi yang Terbaik Untuk Mereka - Part 2

BismiLLAH

Ba'da Tahmid wa Shalawat
Mari kita renungkan tentang ayah. Saya akan sedikit bercerita disini. Suatu ketika seorang ayah mengajak anaknya yang masih kecil untuk berjalan-jalan di taman. Kebahagiaan tampak dari wajah sang ayah yang menggandeng putranya yang lucu. Sang anak pun begitu gembira karena berjalan bersama ayahnya yang ia cinta. Sang anak yang masih kecil pun mulai menanyakan segala sesuatu yang menarik perhatiannya. “Ayah, benda apa itu di atas sana?” sang anak bertanya. “oh itu balon nak” jawab sang ayah sembari tersenyum. Lalu sang anak bertanya lagi “klo yang itu ayah...itu apa?”. “itu juga balon, nak” jawab ayah sembari tersenyum.

Sang anak menanyakan hal yang sama berulang-ulang hingga 25 kali. Dan sang ayah tetap menjawab dengan sabar disertai senyuman termanis yang ia punya untuk anaknya tercinta. Ketika sampai di rumah, sang ayah menceritakan kepada istrinya, dan tidak lupa ia menulis pada journalnya. Dia menuliskannya sebagai kejadian paling berkesan dalam hidupnya. “anakku hari ini kuajak ke taman, dengan gembira dia menanyakan hal yang sama berulang-ulang kepadaku. Aku hanya bisa tersenyum sambil menjawab pertanyaannya.”

Lalu kini setelah sekian tahun berlalu, sang anak pun telah dewasa dan melalui hari-harinya dengan kesibukan yang sangat padat. Mulai dari urusan bisnis hingga hobby yang kadang terlalu dipaksakan. Sang anak kini hidup bersama keluarganya jauh di kota meninggalkan kedua orang tuanya di pedesaan.
Suatu ketika sang ayah yang rindu kepada anaknya mencoba menghubungi anaknya. Beberapa panggilan selalu bernada sibuk. Namun setelah menunggu lumayan lama, akhirnya sang ayah tersebut berhasil menghubungi anaknya. Sang Ayah kemudian mulai menyampaikan keinginannnya untuk bisa mengunjungi dan menengok cucunya dikota. Sebagai seorang ayah yang sudah mulai tua, sangat wajar jika sang ayah meminta tolong kepada anaknya untuk meminta agar dijemput. Namun sang anak berdalih dengan segala kesibukannya untuk menolak menjemput sendiri orang tua kandungnya. Akhirnya sang anak mengirim supir untuk menjemput mereka. Dengan kecewa sang ayah menerima alasan anaknya. Padahal banyak yang ingin diceritakan kepada anaknya jika sang anak yang menjemputnya.

Sepekan berlalu ketika sang ayah dan ibu hadir ditengah keluarga kecil sang anak. Sang anak benar-benar sibuk dengan urusannya. Mungkin waktu yang paling bisa untuk berkumpul semua adalah ketika sarapan pagi. Itupun sangat singkat dan dengan berbagai obrolan ringan saja. Di suatu pagi ketika sarapan, sang ayah mengajak anaknya untuk mau menemaninya berjalan-jalan di taman kota. Sang anak pun kembali berdalih dengan seribu alasan bahwa kesibukannya tidak bisa ditunda bahkan untuk sehari bersama ayahnya. Sang ayah kembali berusaha untuk mengajak anaknya di hari yang lain. Selama beberapa hari sang ayah terus mengajak, sampai akhirnya sang anak setuju walau dengan berat hati untuk menemani ayahnya ke taman kota.


Pada hari itu cukup cerah dan ramai, wajah ayah sangat gembira, sedang disebelahnya sang anak masih sibuk dengan PDAnya.
“sibuk sekali kau nak?” tanya sang ayah sambil berjalan beriringan.
“Aku harus mengemailkan ini pada relasiku, karena seharusnya hari ini aku meeting dengan mereka.” jawab anaknya yang juga sambil berjalan namun pandangannya terfokus pada PDA di tangannya.

Tak beberapa lama sang ayah kembali bertanya kepada anaknya.
“Nak, benda apa itu ?”
“ya ampun yah, itu kan balon...masa gag tahu sih?”
“oh iyah...mata ayah sudah sangat tua nak..!”

Setelah beberapa langkah berjalan, sang ayah kembali bertanya.
“nak, klo benda itu apa ya? Itu yang diatas sana?” tanya ayah sambil menunjuk ke arah balon merah yang terbang tinggi diangkasa.
“ayah...please yah itu balon !!!...kacamata ayah sudah harus diganti lagi, mungkin ada baiknya setelah berjalan-jalan dari sini kita ke optik dan kembali mengetest mata ayah dan mengganti kacamata klo perlu.” jawab sang anak sambil menggerutu kepada ayahnya.
“oh baiklah...nak.” jawab ayah sambil menunduk.

Kini mereka kembali melangkahkan kaki ke mobil yang mereka parkir. Dalam perjalanan sang ayah kembali berkata kepada anaknya.
“Nak...?” tanya ayah.
“apalagi yah? Ayah ingin menanyakan benda apa lagi itu dilangit sana? Sudahlah yah...kita ke optik sekarang!” jawab anak yang emosinya makin memuncak.
“tunggu nak...ada yang ingin ayah tunjukan kepadamu nak...bagaimana klo kita duduk di bangku itu?” tanya ayah kembali kepada anaknya.
“hmmmph...baiklah yah...hanya sebentar, okay?” pinta sang anak.
“ini tidak akan lama nak!” jawab ayah sambil tersenyum

Mereka pun duduk berdua dibangku yang terletak dibawah pohon, tidak seberapa jauh dari mobil mereka. Sang ayah mengeluarkan journalnya, lalu menunjukannya kepada anaknya.
“coba kau buka nak...itu journal ayah dulu ketika ayah masih semuda dirimu” pinta sang ayah sambil tersenyum.
“baiklah...” sang anak pun mulai membuka selembar demi selembar journal ayahnya.

Didalam journal tersebut tidak hanya ada tulisan namun juga foto-foto anaknya semasa kecil. Semua memory, curahan hati sang ayah tertuang dalam barisan kalimat yang tersusun rapi, begitu indah. Sang anak mulai menitikan airmata. Sang ayah kemudian mulai berbicara sambil memegang pundak sang anak yang semakin terisak.
“Nak...kau masih ingat...ketika kau masih kecil dulu...ayah pernah mengajakmu ke taman yang sangat ramai...kurang lebih seperti ini nak!” ucap sang ayah begitu lembut.
“Di taman tersebut ayah menggandengmu...wajahmu sangat bahagia ketika itu...selalu tersenyum dan tertawa...” sang ayah melanjutkan.
“kemudian engkau melihat sebuah balon yang terbang tinggi yang seperti tadi kita lihat nak!” kata ayah sambil mengelus pundak anaknya yang semakin terisak.
“lalu engkau menanyakan 'yah itu apa?'...berulang kali nak...berulang kali walau sudah ayah jawab dengan penuh kelembutan.” lanjut ayah.
“ayah mencatatnya sebanyak 25 kali...25 kali nak...dirimu menanyakan hal serupa kepada ayah ketika itu...”
“dan sekarang ketika ayah bertanya kepadamu tentang hal yang sama...belum saja 3 kali engkau sudah menyerah nak...” Ayah pun tak mampu membendung airmatanya.
“nak....” belum sempat ayah berucap lagi, sang anak kini sudah berbalik dan mendekap ayahnya dengan airmata yang mengalir deras. Di bawah pepohonan yang rindang di sore yang cerah, sang anak menemukan karunia yang begitu indah. Bersama airmata yang kini membasahi keringnya hati, mnumbuhkan cinta. Karunia ALLAH yang begitu berharga adalah orang tua yang selalu hadir dan memberikan yang terbaik yang mereka miliki untuk anak mereka.

Disini kita kawan, dengan berbagai kelalaian yang senantiasa menemani kita. Dengan kealpaan berbuat baik kepada kedua orang tua yang begitu tulus menyayangi kita. Kadang ego kita masih sulit untuk direndahkan didepan mereka. Sungguh ALLAH Azzawajall menyerukan kepada manusia untuk merendahkan diri kepada kedua orang tuanya. Berbuat baiklah kepada keduanya, karena kita sebagai anak tak akan pernah mampu membalas kasih sayang kedua orang tua kita. ALLAH Azzawajall mengkaruniakan kepada setiap manusia orang tua yang senantiasa menyayangi dan melindungi, sudah sepantasnya untuk bagi kita untuk memberikan yang terbaik untuk kedua orang tua kita.

waALLAHua'lambishawwab


Jan 24, 2011

Menjadi yang Terbaik Untuk Mereka - Part 1

Segala puji hanya milik ALLAH, Yang Maha Pengasih Maha Penyayang. Begitu banyak karuniaNYA yang kadang kita lalai dari mengingatnya. Semoga ALLAH mengampuni kita semua dan menanamkan di hati kita keimanan yang kokoh. Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita, murobbi kita, Muhammad RasuluLLAH ShalaLLAHu alayhi wa salaam, kepada keluarganya, para sahabat dan pengikutnya yang setia hingga hari akhir. InshaALLAH, saya ingin berbagi tentang sesuatu hal yang kadang dianggap tak terlalu penting. Kita menganggapnya sesuatu yang biasa, karena sudah terbiasa. Yang ingin saya sampaikan adalah tentang 'Menjadi yang terbaik untuk kedua orang tua kita, memberikan yang terbaik untuk mereka'. Tema ini mungkin agak sedikit kurang menarik bagi beberapa orang, karena mereka beranggapan mereka sudah melakukan yang terbaik, mereka merasa sudah cukup berbakti kepada kedua orang tuanya. Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah apakah yang kita usahakan sekarang mampu membalas kebaikan kedua orang tua kita? Apakah materi dunia yang kita kumpulkan dan kita bangga-banggakan itu mampu membuat mereka tersenyum nanti di yaumil akhir? Apakah cukup dengan semua yang kita usahakan sekarang tanpa mau kita memberikan yang terbaik untuk mereka di hari tuanya?

Disqus for "JANNAH" We're Coming !!!

Komentar Terbaru

Powered by Disqus

Sudah dikunjungi

Ubuntu 11.10 is coming

Let's be friend